Wisata Air Terjun

Pesona Tersembunyi Air Terjun Grojokan Sewu Di Kabupaten Kulonprogo

Sebagai warga Yogyakarta tentunya anda harus berbangga karena sektor pariwisata Yogyakarta sedang berkembang sangat pesat. Setiap tahunnya akan terdapat peningkatan yang siginifikan tentang arus wisatawan yang masuk ke Yogyakarta. Hal ini tidaklah lepas dari kontribusi tiap kabupaten yang berlomba –lomba untk memunculkan wisatanya yang terbaru salah satunya wisata air terjun di jogja yaitu Air Terjun Grojokan Sewu di Kulonprogo.

Nama Grojokan Sewu Dan Kisah Mahabarata

Jika Anda sudah sampai di Air Terjun Grojokan Sewu, Anda bisa melepas penat di gazebo yang telah disediakan pengelola sambil menikmati pemandangan air terjun yang sangat indah. Di sini Anda akan melihat sebuah air terjun yang lebih tinggi daripada air terjun di sekitarnya dan tentunya memiliki aliran yang cukup deras. Jangan lupakan pemandangan sekeliling air terjun yang sangat indah.

Sebenarnya, pemberian nama  Grojokan Sewu untuk air terjun ini memiliki keterkaitan dengan kisah Mahabarata yang sudah sejak lama di percaya oleh masyarakat sekitar. Banyak penduduk yang mengatakan jika di dekat Air Terjun Grojokan Sewu terdapat sebuah gua yang bernama Gua Pleret. Dulu goa ini pernah digunakan oleh Prabu Baladewa untuk bertapa karena diminta oleh adiknya yaitu Prabu Kresna yang merupakan titisan Dewa Wisnu.

Goa Pleret dan  air terjun ini pun menjadi saksi bisu peperangan Baratayuda yang berlangsung. Ketika perang mencapai puncaknya, suara air terjun yang sangat berisik mampu meredam bunyi peperangan yang terjadi di dekat air terjun sehingga Prabu Baladewa tetap bertapa dengan tenang. Hal inilah yang menyebabkan air terjun ini diberi nama Grojokan Sewu.

Akses Menuju Air Terjun Grojokan Sewu

Untuk mengunjungi Air Terjun Grojokan Sewu Anda bisa mendatangi Desa Jatimulyo di Kecamatan Girimulyo Kulonprogo dengan memakan waktu sekitar satu setengah jam saja dari Jogja. Kontur jalan menuju air terjun ini cukup memantang yaitu kelokan, tanjakan, dan turunan yang cukup tajam membuat Anda lebih baik menggunakan sepeda motor saja.

Untuk rute termudah sebaiknya Anda melewati Jalan Godean saja. Ketika Anda sudah sampai di lokasi Anda akan dikenai biaya 3000 rupiah saja, sangat murah bukan ?